11 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Curahan Hati Robby, Penggiat Antirokok dari Samarinda yang Bercerita lewat Foto dan Caption


Curahan Hati Robby, Penggiat Antirokok dari Samarinda yang Bercerita lewat Foto dan Caption
Kenangan ketika Robby (duduk) saat berinteraksi dengan dr Ben dari Belanda (kedua dari kiri) bersama tim dokter. (Foto: Facebook)

KLIKSAMARINDA - Sembilan orang dengan seragam putih tampak berdiri. Seorang di antaranya, punya perawakan bule. Dua lainnya adalah perempuan berhijab. Mereka diketahui adalah tim dokter khusus dari sebuah rumah sakit (RS).

Di depan mereka, terbaring Robby Indra Wahyuda (27), penderita kanker laring (pita suara) stadium 3 akibat rokok. Tanpa mengenakan baju dan hanya memakai celana pendek, pria yang diketahui bekerja sebagai staf Bidang Seni Budaya di Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) itu, hanya bisa melirik.

Di sekitar leher dan dadanya, tampak balutan perban putih yang menempel di antara selang infus yang menjuntai. "Sebanyak ini dokter yg (yang, Red.) nanganin (menangani, Red.) aku," tulis pria berumur 27 tahun itu dalam picture caption yang diunggahnya, Selasa (31/3/2015) lalu.

Memorable itu menjadi satu dari sekian banyak catatan Robby --sapaannya-- sebagai penggiat antirokok di media sosial, Facebook, sebelum wafat, Selasa (23/6/2015). Ya, pasca divonis mengalami kanker laring, Robby menjadi sosok yang berani membagi pengalamannya tentang bahaya rokok kepada khalayak.

Selain bercerita lewat status, Robby juga mengisahkan perjalanan pengobatannya agar terlepas dari kanker laring lewat foto dan caption yang tertera di bawahnya. Makanya, jauh sebelum itu --tepatnya Selasa (10/3/2015)-- Robby sempat memposting foto saat dikunjungi tim dokter.

"Pagi ini. Saya mempersiapkan diri untuk 8 jam lebih operasi. Saya di dampingi tim medis dan dr Ben (seorang dokter dengan perawakan bule tadi, Red.) yang didatangkan khusus dari Belanda untuk saya. Oh ya pasca operasi saya tidak dapat memegang gadget jadi enggak OL dulu ya. Mohon doanya buat kelancaran operasi saya," tulis Robby.

Laiknya sebuah diari, Robby sesekali juga berkeluh kesah soal perasaannya lewat sebuah caption foto. "Hai... aku bosan di rumah sakit... tapi aku berusaha senyum dan perbanyak tidur biar hari ini cepat berlalu.. aku kangen makan lewat mulut...," kata Robby.

Memang, kabar wafatnya Robby menyentak mereka yang mengenalnya. Dalam pelbagai testimoni, konfirmasi informasi itu dibenarkan oleh pemilik akun Valentina Wiji.

"Ya, kawan-kawan... Robby Indra Wahyuda meninggal kemarin 23 Juni 2015 pukul 15.34 Wita di Samarinda, sudah dimakamkan tadi pagi 10.00 Wita," katanya.

"Alhamdulillah adik Robby sudah tenang di rumah barunya. Terima kasih atas semua ucapan dan doanya," imbuh pemilik akun Rismawati Forestry yang sekaligus mengunggah foto kuburan Robby di kanal testimoni. (*)

Reporter : Bunga Aviria    Editor : Fai



Comments

comments


Komentar: 0